Jumat, 07 Oktober 2011


Menggambar  Bentuk

Menggambar bentuk  adalah memindahkan  obyek kedalam suatu  media tertentu (kertas, kayu, dinding, kaca, white board dan sebagainya) gambar dengan ketentuan mirip  dengan  obyeknya. Disisi lain ada ketentuan yang  harus  dipenuhi dalam  menggambar bentuk  yaitu pertimbangan  bentuk dasar, komposisi, proporsi,perspektif dan gradasi. Dari uraian  tadi kita terangkan sebagai  berikut:

  1. Bentuk  dasar adalah bentuk  yang  dimiliki oleh  setiap obyek  gambar, dimana bisa berbentuk  dasar tunggal, bentuk dasar dua dan  juga bisa  berbentuk kombinasi antara bentuk  dasar yang  berbeda.sedangkan bentuk yang  ada adalah bentuk bulat, bentuk dasar kotak dan segitiga.
  2. Proporsi adalah bahan yang diperhitungkan dalam perbandingan  antara obyek  yang  satu  dengan yang lainnya sehingga proporsi sendiri  menjadi bagian penting  dalam  menggambar  bentuk  tanpa  adanya proporsi obyek  tidak  terlihat/ atau  bisa  juga disebut  komponen  yang  harus  dipenuhi  dalam  menggambar bentuk.
  3. Komposisi  adalah letak  perbandingan  dalam  menggambar  sehingga menimbulkan kenyamanan  dalam posisi  obyek  yang  digambar, terjadi  keserasian antara  letak  yang  diatas  gambar  dengan  letak  gambar  yang  dibawah  gambar. Begitu  juga letak  kanan  kirinya  gambar  terjadi  keserasian letak  yang  sama, efek dari komposisi adalah gambar  serasi   perbandingan  keseluruhan  arah.
  4. Perspektif adalah gambar  yang mengunakan bantuan garis titik lenyap sehingga mengesankan gambar  dengan  obyek jauh  akan mengesankan kecil sedangkan obyek  yang dekat  mengesankan besar, disisi lain gambar terlihat tampak samping, depan, atas dan bahkan  kadang  tampak  dari  bawahnya sesuai dilihat  dari  mana  posisi orang tersebut  menggambar. Perspektif ada tiga yaitu perspektif menggunakan 1 titik, 2 titik, dan 3 titik, sedangkan pandangan mata ada 2, yaitu pandangan mata katak dan pandangan mata burung
  5. Gradasi adalah cara  membentuk  karakter  gambar agar   bentuk gambar    menjadi  seperti  bervolume, berat, tipis, tebal, empuk, keras, bulat, kotak, segitiga, isi, kosong atau membentuk  karakter/watak   yang  lain  sesuai  dengan  bentuk asli obyek tersebut . Cara  menbentuk gradasi  dengan cara mengarsir, mencoret, membuat  susunan  dengan  bahan pewarna, membuat dengan butiran bahan  tertentu, membuat tekstur halus atau kasar dan  sebagainya sehingga  membentuk  susunan atau tahapan bahan/ coretan tertentu  menjadi bermakna pada  gambar  bentuk.

Setelah dipahami  maksud  diatas  segera  mulai  menggambar  bentuk dengan  kertas  ukuran A3  dengan  pensil yang  keras( HB) selanjutnya buat  garis  tepi ukuran 1 Cm dari  tepi. Perhatikan obyek sesuai  dengan urutan pemahaman diatas dan  selanjutnya  cari  atau segera menggambar  dengan  obyek  yang  disediakan.
Alat yang digunakan  pensil, dengan ukuran H, HB, 2B, pensil ukuran EE dan Konte.
bisa juga finishing mengunakan bolpen atau boxy contoh gambar pada 1, 2, 8, 9 dan 10 ( gambar tidak cepat kusam, tegas dan jelas.

Contoh hasil karya siswa MAN Godean Sleman Yogyakarta: 


 Gambar 1

 Gambar 2
Gambar 3

 Gambar 4

 Gambar 5

 Gambar 6


 Gambar 8

 Gambar 9



 Gambar 11

 Gambar 12



Arah arsiran pena, pensil sangat bervariatif tetapi penekanan siswa MA Godean yang adalah :
  1. Pertama vertikal dengan arsiran pensil rata tipis.
  2. Horisontal dengan arsiran rata tipis.
  3. Diagonal kearah atas.
  4. Diagonala kearah bawah.
  5. Dusel/memutar dengan posisi sesuai keinginanan dan sebagai penyelesaian akhir gambar bentuk